القسم الثامن: نظام العقوبات في الإسلام (الحدود والديات والعقوبات)

Bagian kedelapan: Sistem hukuman dalam Islam (hudud, diyat, dan ta'zir)

قال رسول الله ﷺ «ادْرَؤُوا الْحُدُودَ عَنِ الْمُسْلِمِينَ مَا اسْتَطَعْتُمْ، فَإِنْ وَجَدْتُمْ لِلْمُسْلِم مَخْرَجًا فَخَلُّوا سَبِيلَهُ، فَإِنَّ الإِمَامَ لأَنْ يُخْطِئَ فِي الْعَفْوِ خَيْرٌ مِنْ أَنْ يُخْطِئَ فِي الْعُقُوبَةِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Usahakanlah menolak hudud dari kaum Muslimin sejauh kemampuanmu; jika kalian menemukan jalan keluar bagi seorang Muslim maka berilah jalan itu; sesungguhnya lebih baik bagi imam jika ia keliru dalam memberi ampun daripada keliru dalam menghukum.»

قال رسول الله ﷺ «إِذَا ظَهَرَ الزِّنَا وَالرِّبَا فِي قَرْيَةٍ فَقَدْ أَحَلُّوا بِأَنْفُسِهِمْ عَذَابَ اللَّهِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Jika zina dan riba tampak di suatu negeri, maka mereka telah menghalalkan atas diri mereka azab Allah.»

قال رسول الله ﷺ «أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّمَا أَهْلَكَ الَّذِينَ مَنْ قَبْلَكُمْ أَنَّهُمْ كَانُوا إِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الشَّرِيفُ تَرَكُوهُ وَإِذَا سَرَقَ فِيهِمُ الضَّعِيفُ أَقَامُوا عَلَيْهِ الْحَدَّ، وَأَيْمُ اللهِ لَوْ أَنَّ فَاطِمَةَ بِنْتَ مُحَمَّدٍ سَرَقَتْ لَقَطَعْتُ يَدَهَا».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Wahai manusia, yang memusnahkan umat-umat sebelum kalian adalah karena mereka bila orang terpandang di antara mereka mencuri mereka membiarkannya, dan bila orang lemah mencuri mereka menetapkan hadd atasnya. Demi Allah, seandainya Fatimah bint Muhammad mencuri, niscaya aku akan memotong tangannya.»

قال رسول الله ﷺ «تَعَافَوا الْحُدُودَ فِيمَا بَيْنَكُمْ، فَمَا بَلَغَنِي مِنْ حَدٍّ فَقَدْ وَجَبَ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Hindarilah penegakan hudud di antara kalian; tidak ada hukuman hadd yang sampai kepadaku kecuali hukuman itu wajib dilaksanakan.»

قال رسول الله ﷺ «كُلُّ ذَنْبٍ عَسَى اللهُ أَنْ يَغْفِرَهُ، إِلاَّ مَنْ مَاتَ مُشْرِكًا، أَوْ مُؤْمِنٌ قَتَلَ مُؤْمِنًا مُتَعَمِّدًا».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Setiap dosa mungkin saja Allah ampuni, kecuali orang yang mati dalam keadaan musyrik, atau seorang mukmin yang membunuh mukmin dengan sengaja.»

قال رسول الله ﷺ «لا تُعذِّبُوا بِعَذَابِ اللهِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Janganlah kalian menyiksa dengan siksaan Allah.»

قال رسول الله ﷺ «لا تُقَامُ الْحُدُودُ فِي الْمَسَاجِدِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Hudud tidak ditegakkan di dalam masjid.»

قال رسول الله ﷺ «لا تُقْتَلُ نَفْسٌ ظُلْمًا إِلَّا كَانَ عَلَى ابْنِ آدَمَ الْأَوَّلِ كِفْلٌ مِنْ دَمِهَا لِأَنَّهُ أَوَّلُ مَنْ سَنَّ الْقَتْلَ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Tidak ada jiwa yang dibunuh secara zalim, melainkan ada bagian tanggung jawab pada anak Adam yang pertama atas darahnya, karena dialah yang pertama kali mencontohkan pembunuhan.»

قال رسول الله ﷺ «لا تَقْتُلْهُ، فَإِنْ قَتَلْتَهُ فَإِنَّهُ بِمَنْزِلَتِكَ قَبْلَ أَنْ تَقْتُلَهُ، وَأَنْتَ بِمَنْزِلَتِهِ قَبْلَ أَنْ يَقُولَ كَلِمَتَهُ الَّتِي قَالَ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Janganlah kamu membunuhnya, karena jika kamu membunuhnya maka dia berada dalam posisimu sebelum kamu membunuhnya, dan kamu berada dalam posisinya sebelum dia mengucapkan kata-kata yang diucapkannya.»

قال رسول الله ﷺ «لا يَزَالُ العَبْدُ فِي فُسْحَةٍ مِنْ دِينِهِ مَا لَمْ يُصِبْ دَمًا حَرَامًا».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Seorang hamba tetap berada dalam kelonggaran agamanya selama ia belum menumpahkan darah yang haram.»

قال رسول الله ﷺ «يَا أَنَسُ، كِتَابُ الله الْقِصَاصُ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Wahai Anas, Kitab Allah adalah qisas.»

قال رسول الله ﷺ «مَنْ أَحْسَنَ فِي الْإِسْلَامِ لَمْ يُؤَاخَذْ بِمَا عَمِلَ فِي الْجَاهِلِيَّةِ، وَمَنْ أَسَاءَ فِي الْإِسْلَامِ أُخِذَ بِالْأَوَّلِ وَالْآخِرِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Barang siapa berbuat baik ketika masuk Islam tidak akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang dilakukannya pada masa Jahiliyah, dan barang siapa berbuat buruk dalam Islam akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dahulu dan yang kemudian.»

قال رسول الله ﷺ «مَنْ أَصَابَ حَدًا فَعُجِّلَ عُقُوبَتُهُ فِي الدُّنْيَا فَاللَّهُ أَعْدَلُ مِنْ أَنْ يُثَنِيَ عَلَى عَبْدِهِ الْعُقُوبَةَ فِي الْآخِرَةِ، وَمَنْ أَصَابَ حَدًا فَسَتَرَهُ اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَفَا عَنْهُ فَاللَّهُ أَكْرَمُ مِنْ أَنْ يَعُودَ إِلَى شَيْءٍ قَدْ عَفَا عَنْهُ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Barang siapa dikenai hadd lalu hukumannya dipercepatkan di dunia, maka Allah lebih adil daripada menangguhkan hukuman terhadap hamba‑Nya di akhirat; dan barang siapa dikenai hadd lalu Allah menutupinya dan mengampuninya, maka Allah lebih mulia daripada mengembalikannya kepada sesuatu yang telah Dia ampuni.»

قال رسول الله ﷺ «مَنْ ضَرَبَ غُلَامًا لَهُ حَدًا لَمْ يَأْتِهِ، أَوْ لَطَمَهُ فَإِنَّ كَفَّارَتَهُ أَنْ يُعْتِقَهُ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Barang siapa memukul budaknya hingga mencapai batas (hadd) atau menamparnya, maka kafaratnya adalah membebaskannya.»

قال رسول الله ﷺ «مَنْ قَتَلَ عَبْدَهُ قَتَلْنَاهُ، وَمَنْ جَدَعَ عَبْدَهُ جَدَعْنَاهُ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Barang siapa membunuh hambanya, Kami akan membunuhnya; dan barang siapa memutilasi hambanya, Kami akan memutilasi dirinya.»

«نَهَى النَّبِيُّ ﷺ عَنِ الضَّرْبِ فِي الوَجْهِ وَعَنِ الوَسْمِ فِي الوَجْهِ».

Nabi ﷺ melarang memukul wajah dan melarang memberi tanda/menandai pada wajah.

قال رسول الله ﷺ «يَا أُسَامَةُ، أَتَشْفَعُ فِي حَدٍّ مِنْ حُدُودِ اللهِ».

Rasulullah ﷺ bersabda, «Wahai Usamah, apakah engkau akan menjadi perantara (memohon syafaat) dalam salah satu hukuman Allah?»